Zhaoxin produsen CPU asal China yang siap tantang Intel serta AMD

1 min


Zhaoxin produsen CPU asal China yang siap tantang Intel serta AMD

Intel dan AMD merupakan dua produsen prosesor desktop terbesar di Indonesia. Di lini komputasi komputer keduanya bersaing dengan sengit demi predikat sebagai perusahaan dengan penjualan CPU terbanyak.

Namun, ditengah pertarungan tersebut, muncul satu lagi produsen CPU yaitu Zhaoxin. Tepatnya pada bulan Juni lalu, mereka telah meluncurkan sebuah prosesor terbaru yang diberi nama LuJiaZui.

Prosesor ini dibangun dnegan teknologi fabrikasi 16nm dan menawarkan teknologi mikroarsitektur x86. CPU LuJiaZui ini akan menjadi bagian dari keluarga KaiXian KX-6000 yang ditujukan untuk perangkat mobile dan PC desktop.

Baru-baru ini kabarnya Xhaoxin kabarnya sedang dalam proses merancang SoC genarasi berikutnya untuk seri KaiXian dan KaiSheng. Prosesor ini dirancang untuk lini server dan pusat data.

BACA JUGA:  Tantang Google, Facebook bikin OS pengganti Android

Zhaoxin produsen CPU asal China yang siap tantang Intel serta AMD

Prosesor KaiXian KX-6000 saat ini didasarkan pada model arsitektur LuJiaZui dengan menawarkan cpu dengan delapan core inti serta clock sebesar 3 GHz. Sedangkan prosesor terbaru mereka yaitu KX-7000 akan menggunakan arsitektur terbaru dan dibangun dengan fabrikasi 7nm, serta menawarkan iGPU didalamnya. Prosesor KX-7000 ini akan mendukung DirectX 12 dan menyediakan slot untuk PCIe 4.0 serta RAM DDR5.

Zhaoxin tidak hanya meluncurkan prosesor desktop dengan fabrikasi 7nm saja, pada saat yang sama mereka tengah mengerjakan perencanaan desain sub-7nm yang dikhusukan untuk CPU laptop dan desktop di masa mendatang.

Sedangkan dikubu merah dan biru, Intel dan AMD juga dikabarkan tengah mengembangan CPU dengan dukungan DDR5 dan PCIe 5.0 untuk platfrom server mereka pada tahun 2021 nanti. Sehingga mereka juga memiliki dukungan untuk teknologi memori yang sama pada platfrom berbasis konsumen.

Kendati begitu, prosesor KaiSheng KH-4000 untuk sementara ini berfokus pada aplikasi server saja dan masih memakai fabrikasi 16nm. Kedepannya, Zhaoxin berencana akan menawarkan mikroarsitektur baru dan juga akan menawarkan empat kali lipat core dan thread dibandingkan dengan prosesor seri sebelumnya (KH-3000). Hal ini membuktikan bahwa kita sedang melihat hingga 32 core dan 64 thread, mengingat prosesor server saat ini masih menggunkan delapan core dan 16 thread.

BACA JUGA:  Redmi 9 bakal gunakan MediaTek Helio G70, Targetkan gaming kelas menengah


Like it? Share with your friends!