Arti Syafakillah dan Syafakallah

3 min


Arti Syafakillah dan Syafakallah
Syafakillah dan Syafakallah adalah ungkapan yang sering diucapkan ketika kamu mendapati seseorang baik itu saudara, kerabat, dan tetangga dalam keadaan sedang sakit.
Mungkin diantara kamu pernah mendengar ucapan ini dari orang lain. Lalu kemudian kamu bertanya, Apa sih arti dari Syafakillah dan Syafakallah? Berikut kita akan bahas tuntas apa itu Syafakillah, Syafakallah dan macam-macamnya.

Arti Syafakillah, Syafakallah

Arti dari Syafakillah dan Syafakallah itu sendiri adalah Semoga Allah Swt. menyembuhkan kamu. Perbedaan dari kedua ungkapan tersebut terletak pada penggunaan kata “ka” yang di peruntukan untuk laki-laki dan “ki” perempuan.
Selain itu, terdapat ucapan yang berbeda ketika kita mendapati orang sakit yang hanya satu orang dan pada banyak orang. Jika Syafakillah hanya digunakan untuk satu orang saja, baik itu laki-laki atau perempuan. Maka ungkapan yang harus di ucapkan pada orang banyak adalah Syafamullah dan Syafahumullah.
Syafamullah artinya Semoga Allah Swt. memberikan kesembuhan kepada mereka (laki-laki). Sedangkan Syafahumullah artinya Semoga Allah Swt. memberikan kesembuhan kepada mereka (perempuan)
Selain Syafakallah, Syafakillah, Syafamullah, dan Syafahumullah. Kamu juga bisa mengucapkan Syafahullah dan Syafahallah. Sedangkan untuk artinya sendiri bisa dikatakan sama dengan Syafakallah dan Syafakillah. Akan tetapi perbedaannya terletak pada seseorang yang sakit itu berada.

Contohnya:

Berikut ini adalah contoh ucapan serta Perbedaan Dari Syafakillah, Syafakallah, Syafahullah, Syafahallah dan Syafamullah serta Syafahumullah dalam kehidupan sehari-hari

Ketika kamu bertemu dengan seorang teman atau kerabat di suatu tempat, atau sedang menghadiri acara. Kemudian kamu bertanya pada seorang temanmu.
Misalnya salah satu dari temanmu yang tidak datang menghadiri acara tersebut karena sakit. (laki-laki), maka ungkapan yang baik yang harus kamu ucapan adalah Syafahullah.
Namun jika orang tersebut merupakan perempuan maka ucapannya adalah Syafahallah.
Sedangkan ketika kamu menjenguk teman atau kerabat ke ke rumah sakit, dan mendapati orang yang sakit tersebut berada di tempat yang sama dengan kamu, maka ungkapan yang baik yang harus kamu ucapkan adalah Syafakallah. dan jika ia merupakan perempuan maka ucapannya adalah Syafakilah.
Perbedaan dari kedua ungkapan tersebut sangat sederhana, kata Syafakallah bisa diucapkan ketika orang yang sedang sakit berada ditempat lain dan tidak bersama dengan kamu. Sedangkan Syafakallah berarti sebaliknya.
Kemudian untuk Syafamullah dan Syafahumullah. Ungkapan ini tidak jauh berbeda seperti pada sebelumnya, akan tetapi lebih merujuk pada mereka (dua orang yang sakit).
Memang ungkapan di atas merupakan doa dan tentu saja hal baik. Akan tetapi pada zaman Rasulallah saw. beliau lebih mengajarkan kepada kita untuk mendoakan orang yang sakit secara langsung.

Doa Untuk Orang Sakit.

Allahumma rabbannaas adzhibil ba’tsa, rabbinnaasi siyfi wa antassyafii laa syifaa-a illa syifaa-uka syifaa-an laa yughaadiru saqaman”.
Yang artinya: “Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, Tuhan sekalian manusia, hilangkanlah kesusahan, Engkau adalah Dzat penyembuh, tiada kesembuhan melainkan daripada-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit sama sekali.
Selain itu ada dua doa yang bisa kamu amalkan, doa diatas merupakan doa yang lumayan panjang, akan tetapi ada doa yang lebih sederhana dari itu.
Rasulullah saw. mengajarkannya seperti pada sabda pada salah satu haditsnya.
Apabila beliau mengunjungi orang yang sedang sakit, maka beliau berkata’
“Laa ba’-sa thahuurun Insyaa Allah” (HR.Bukhari)
Yang artinya: “Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membuat dosamu bersih, Insyaa Allah“.
Rasulullah saw. adalah suri tauladan yang baik. Beliau selalu mencontohkan banyak ungkapan doa yang tidak hanya mengharapkan kesembuhan dari Sang Maha Penyembuh, akan tetapi juga sekaligus memujiNya.
Allhamdulillah, dengan beberapa penjelasan, contoh dan doa diatas kamu telah mengetahui cara yang baik untuk menjenguk orang yang sedang sakit.
Selain doa. Alangkah baiknya kamu juga mengetahui adab-adab yang selalu diajarkan oleh Rasulallah saw. kepada umat-Nya ketika menjenguk orang yang sakit.

Adab Menjenguk Orang Sakit

Dalam agama Islam terdapat hubungan yang erat antaa manusia yang disebut dengan Hablum minannas. Hubungan tersebut harus dijaga karena manusia adalah mahluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri-sendiri.
Salah satu contoh dari Hablum minannas adalah abad untuk menjenguk orang yang sedang sakit.
Berikut adalah Adab ketika kamu menjenguk orang yang sedang sakit.

1. Mendoakannya

Ketika menjenguk orang sakit, maka doakanlah ia dengan kesembuhan baginya agar ia dapat segera kembali untuk beraktivitas. Mendoakan orang sakit adalah adab yang paling utama ketika kamu menjenguk orang yang sedang sakit.

2. Menutup Aurat

Islam memang tidak melarang untuk seseorang perempuan untuk menjenguk teman laki-lakinya, namun alangkah baiknya kamu menjenguk teman kamu dengan tetap menutup aurat. Baik itu yang menjenguk maupun yang dijenguk.

3. Memberikan Semangat

Ketika menjenguk orang sakit sebaiknya kamu memberikan semangat. Selain agar tetap berpikir positif. Teman teman kamu juga akan merasa nyaman dan cepat sembuh.

4. Menunjukan Kepedulian

Pada saat menjenguk orang sakit. Tunjukan bahwa kamu benar-benar peduli pada kondisinya. Selain itu tanyakan juga perihal perkembangan kesehatannya untuk menunjukan simpati pada temanmu

5. Memberikan Keinginannya

Hal ini pernah ditunjukan oleh Rasulallah ketika beliau menjenguk seorang laki-laki dan menanyakan keinginanya, serta memberikan apa yang diinginkan.

6. Melarangnya berharap akan kematian

Banyak diantara orang sakit yang merasakan putus asa hingga lebih mengharapkan akan kematian. Namun sebaiknya ketika kamu menjenguk teman kamu. Maka berilah nasehat agar tidak mudah menyerah bahwa kematian bukanlah hal baik untuknya.

7. Menasehatinya

Ketika kamu menjenguk, dengarkanlah berbagai keluh kesah yang dihadapinya. Pastikan kamu peduli dengan keadaannya, setelahnya berikan dia nasehat dan motivasi agar cepat sembuh.

8. Membawa oleh-oleh

Tidak hanya menjenguk temanmu, kamu juga sebaiknya bawakan dia buah tangan atau oleh-oleh agar dia merasa senang.
Selain itu, ada perkara yang harus kamu hindari ketika menjenguk orang yang sedang sakit. Sebagai berikut:
⦁ Masuk ke ruangan dengan cara yang tidak sopan
⦁ Berlama-lama ketika menjenguk
⦁ Berbicara dan berbincang-bincang tentang hal yang tidak terlalu penting
⦁ Menjenguk di waktu istirahat
⦁ Menakut-nakuti teman kamu dengan keadaan penyakitnya

Keutamaan Menjenguk Orang Sakit

Sesama umat Islam merupakan satu keluarga. Ketika kita mempunyai teman, kerabat atau tetangga yang sedang terkena musibah sakit, maka sangat di wajibkan bagi kamu untuk menjenguk serta mendoakanya.
Selain itu Rasuallah saw. selalu mengajarkan pada umatnya untuk berkasih sayang pada siapapun.
Dengan menjenguknya, kamu senantiasa beribadah ke Allah Swt. dan akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah Swt.
Namun niatkan dengan semata-hanya hanya untuk ibadah kepada Allah dan tidak mengharapkan apapun dari orang tersebut.
Selalu mendekatkan diri kepada Allah Swt. agar tetap diberi kesehatan dan keselamatan dunia maupu akhirat.
Demikian lah penjelasan tentang arti dari Syafakillah, Syafakallah, dan Syafahallah. Ditambah dengan beberapa penjelasan tentang Adab serta doa ketika kamu menjenguk orang yang sedang sakit.
Baca juga: Arti Barakallah
BACA JUGA:  5 Alasan Kenapa Telegram X Bisa Menjadi Alternatif WhatsApp

Like it? Share with your friends!