Apa itu Web Server? Berikut arti, fungsi, cara kerja dan contohnya

2 min


Web Server merupakan perangkat lunak di dalam server yang berfungsi untuk menerima permintaan dari para klient maupun browser yang mengaksesnya. Web server nantinya akan menerima permintaan akses tersebut dalam bentuk halaman website berupa dokumen HTML.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa web server memiliki fungsi sebagai pemberi layanan kepada web yang diakases oleh para klient. Contoh web klient yang mengaksesnya meliputi : Mozilla, Opera, Google Chrome, dan yang lain sebagainya. Singkatnya, para pengguna internet yang menggunakan browser untuk berselancar di internet berperan sebagai web client yang mengirim permintaan akses kepada web server.

Fungsi Web Server

Sebenarnya fungsi utama dari web server adalah untuk memproses berbagai jenis berkas yang diminta oleh para client. Selanjutnya web server akan memberikan respon dalam bentuk halaman web. Biasanya isi dari halaman web tersebut berupa gambar, teks, dokumen, video, dan yang lain sebagainya. Maka dari itu setiap kali pengguna internet membuka sebuah halaman website, akan terjadi permintaan request atau yang biasa kita sebut dengan istilah loading.

BACA JUGA:  Zhaoxin produsen CPU asal China yang siap tantang Intel serta AMD

Selanjutnya apabila alamat IP maupun domain website yang diberikan benar, maka secara otomatis web server akan memberikan respon dengan menampilkan data maupun file yang terdapat pada database website tersebut kepada pengguna internet yang mengaksesnya.

Cara kerja web server

Sebenarnya cara kerja dari web server tersebut sangat mengacu kepada pengertian dan fungsi dari web server itu sendiri, yaitu untuk menerima permintaan dari web client dan mengirimkan kembali data yang diminta oleh web client. Dari penjelasan yang telah diuraikan di atas juga sudah dijelaskan bahwa web client merupakan pengguna internet yang menggunakan browser seperti : Google Chrome, Mozilla, Opera, dan yang lain sebagainya untuk bisa terhubung dengan web server.

Sementara web server merupakan software yang melayani permintaan akses dari web client tersebut. Ketika nantinya web client melakukan permintaan data halaman website kepada web server, maka secara otomatis permintaan dari web client tersebut akan dikemas dengan baik oleh browser di dalam TCP (Transmission Control Protocol).

BACA JUGA:  Nokia Luncurkan Smart TV Perdananya di India

Data yang diminta oleh web client akan dicari oleh web server di dalam komputer server. Apabila data yang dicari berhasil ditemukan maka data tersebut akan dikemas dengan baik oleh web server dalam TCP dan akan langsung dikirim dan ditampilkan kepada browser yang digunakan oleh web client untuk mengaksesnya. Namun apabila data yang diminta oleh web client tidak berhasil ditemukan, maka web server akan langsung menolak permintaan dari web client tersebut dan akan menampilkan halaman Error 404 atau Page Not Found.

Contoh Web Server

Jika Anda sudah memahami pengertian dari web server, maka selanjutnya Anda harus mengetahui juga web server apa saja yang cocok digunakan sebagai hosting dari sebuah website. Dan berikut contoh web server yang sangat wajib untuk Anda coba.

Apache

Salah satu web server yang paling popular dan paling banyak digunakan oleh banyak orang yaitu Apache. Apache merupakan web server yang memiliki dukungan seperti PHP, control akses, dan juga SSL. Apache juga meletakkan kontrol akses utama sebagai modul. Sementara fitur PHP merupakan program yang mirip CGI (Common Gateway Interface) untuk dapat memproses teks.

BACA JUGA:  Realme 5i siap meluncur 15 Januari di Indonesia

Jadi bagi Anda semua yang saat ini sedang mencari web server sebagai hosting untuk website Anda, Apache mungkin bisa menjadi pilihan yang dapat Anda coba. Itulah sekilas ulasan tentang pengertian dari web server.


Like it? Share with your friends!