Apa itu DNS Server? Berikut pengertian serta fungsinya

2 min


DNS Server merupakan sebuah server yang diciptakan dengan teknologi tinggi dan diciptakan untuk menterjemahkan IP Address ke nama domain maupun dari nama domain ke IP Address.

Pada mulanya sebelum DNS Server muncul, untuk mengenali perangkat komputer dalam jaringan dulunya menggunakan file host.txt yang mana di dalamnya terdapat informasi IP komputer beserta dengan nama komputernya.

Namun hingga pada akhirnya penggunaan file host.txt dinilai tidak terlalu efektif karena hampir semua pengguna harus mengetahui versi baru dari file host.txt dari semua jaringan komputer yang ada.

Karenanya sangat diperlukan sekali server untuk dapat mengatur seluruh tugas tersebut dan mengganti tugas dari file host.txt. Maka muncullah DNS Server sebagai penggantinya yang dinilai penggunaannya akan jauh lebih efektif ketimbang file host.txt.

Pengertian DNS Server

DNS Server merupakan kependekan dari Domain Name System Server yang berfungsi untuk meneruskan perintah yang diberikan oleh klient. Perintah tersebut umumnya berupa domain. Setelah itu DNS Server akan menterjemahkan ke dalam IP Address dimana server tersebut berada. Hal tersebutlah yang nantinya dapat membuat klient server tidak perlu lagi mengetahui IP Address dari sebuah situs. Cukup dengan mengetahui alamat domain dari situs tersebut maka IP Address akan langsung terdeteksi secara otomatis.

BACA JUGA:  Bocoran Terbaru OnePlus 8 Lite, Smartphone Kelas Menengah Dengan Layar 90Hz

Asal-usul DNS Server

Pada mulanya DNS Server ditemukan oleh Paul Mockapetris pada tahun 1993. Sejak awal ditemukannya DNS Server masih menggunakan spesifikasi RFC 882 dan juga RFC 883.

Hingga pada akhirnya spesifikasi tersebut dikembangkan ke RFC 1034 dan juga RFC 1035. DNS server sering dipergunakan untuk komunikasi data yang sangat luas melalui jaringan internet.

Memang sebelum DNS Server ditemukan, file host.txt lah yang sering digunakan di seluruh perangkat komputer yang terhubung dengan internet untuk memetakan IP Address ke dalam sebuah nama domain.

Karena file host.txt dinilai terlalu merepotkan dan sangat tidak efektif maka digantilah dengan DNS Server yang dapat dikatakan sangat simple penggunaannya karena hanya berada pada satu server saja.

Salah satu contoh penggunaan DNS Server yaitu pada saat kita mengakses sebuah situs di internet. Misalnya saja kita mengetikkan situs Google.com maka secara otomastis browser tersebut akan meneruskannya ke DNS Server.

Setelah itu DNS Server akan menterjemahkannya ke alamat IP Address yang ada di Google dan meneruskannya ke alamat IP yang dituju. Umumnya, DNS Server hanya digunakan pada situs web, layanan email, dan juga privasi network.

BACA JUGA:  Dell pamerkan "Concept UFO" Konsol Gaming pesaing Nintendo Switch

Fungsi DNS Server

Ketika DNS Server digunakan, para pengguna internet akan semakin mudah untuk melakukan komunikasi dengan sebuah web server. Mulai dari mengakses situs, management situs, dan yang lain sebagainya.

Para pengguna internet tidak perlu lagi bersusah payah untuk mengingat alamat IP Address dari sebuah server maupun situs yang dituju. Yang perlu diingat hanyalah alamat domain dari situs tersebut. DNS Server juga sangat mudah untuk diimplementasikan pada internet protokol seperti TCP/IP.

Meskipun tergolong sangat efektif untuk digunakan, namun DNS Server memiliki kelebihan dan juga kekurangannya tersendiri. Dan berikut kelebihan dan juga kekurangan dari DNS Server.

Kelebihan DNS Server

  1. Mempermudah dalam mengakses situs website.
  2. Cara melakukan setting dan juga konfigurasi DNS Server sangat mudah untuk dilakukan di server hosting.
  3. Saat menggunakan DNS Server, nama domain tidak perlu lagi dirubah meskipun IP Webhost maupun hosting berubah.
  4. DNS Server biasanya bisa didapatkan secara gratis oleh para penyedia web hosting.

Kekurangan DNS Server

  1. DNS Server sering disalahgunakan oleh para hacker. Sehingga settingan DNS domain dapat di direct ke halaman situs milik hacker tersebut.
  2. Adanya keterbatasan dalam memilih nama domain. Biasanya domain yang kita inginkan sudah digunakan terlebih dahulu oleh orang lain.

Itulah sekilas pembahasan tentang DNS Server. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu.

BACA JUGA:  Asus Rilis ROG Phone 2 Dengan Internal Storage 1 TB


Like it? Share with your friends!